Khofifah Paparkan Fokus Pembangunan SDM Jawa Timur kepada Peserta PKN I LAN RI, Soroti Pendidikan hingga Penguatan UMKM

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Instagram // @catatankhofifah)

KabarJawa.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi, Kamis, 25 Juni 2026 yang lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah memaparkan berbagai strategi pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

Kunjungan lapangan peserta PKN I Angkatan LXVI ke Jawa Timur menjadi bagian dari upaya mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan di daerah.

Selain berdialog dengan Gubernur Khofifah, rombongan juga meninjau sejumlah program unggulan yang dinilai berhasil mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Pembangunan SDM Menjadi Prioritas Jawa Timur

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi tiga pilar utama yang terus dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar mampu menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan berdaya saing.

Khofifah juga menjelaskan bahwa Jawa Timur terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai program pendidikan maupun pelatihan di luar negeri.

Ia menyebutkan, generasi muda Jawa Timur didorong untuk memperoleh pengalaman global melalui program magang dan kolaborasi pendidikan dengan sejumlah negara.

“Tidak ada sukses sendirian. Sukses karena kita bergandengan tangan, kolaborasi, sinergi, dan bekerja bersama-sama,” kata Khofifah.

Potensi Jawa Timur Diperkenalkan kepada Peserta PKN I

Selain memaparkan arah pembangunan daerah, Khofifah juga mengajak peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LXVI untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Jawa Timur.

Potensi tersebut mencakup kekayaan budaya, perkembangan ekonomi kreatif, hingga berbagai destinasi wisata unggulan yang menjadi kekuatan daerah.

Khofifah berharap kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai agenda pembelajaran semata, melainkan menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan berbagai instansi.

“Kunjungan ke Jawa Timur merupakan kehormatan luar biasa bagi kami. Mudah-mudahan kunjungan ini diikuti kunjungan berikutnya dan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antar instansi,” ujarnya.

Melalui kegiatan kunjungan lapangan itu, peserta PKN I Angkatan LXVI LAN RI berharap inovasi dan berbagai praktik pembangunan yang ditemukan di Jawa Timur dapat menjadi referensi untuk diterapkan di daerah masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah.

PKN I Apresiasi Inovasi Pemprov Jawa Timur

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan LXVI memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi dan program unggulan yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Program-program tersebut dinilai memberikan dampak nyata, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Andi Taufik, menjelaskan bahwa penetapan Jawa Timur sebagai lokasi kunjungan lapangan bukan dilakukan secara kebetulan.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil melalui pembahasan yang panjang dengan mempertimbangkan berbagai praktik baik yang telah berhasil dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Pemilihan Provinsi Jawa Timur melalui diskusi yang intens dan panjang. Salah satu pertimbangannya karena di Jawa Timur ada berbagai program yang sudah berjalan, mulai dari penguatan koperasi, UMKM, hingga inovasi pendidikan,” kata Andi.

Inovasi Ketahanan Pangan di SMAN 3 Surabaya Jadi Sorotan

Selama rangkaian kunjungan lapangan, peserta PKN I memperoleh pengalaman langsung dengan mengunjungi sejumlah program unggulan.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah SMAN 3 Surabaya yang mengembangkan inovasi di bidang ketahanan pangan.

Menurut Andi Taufik, program tersebut menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membangun karakter peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kemandirian pangan.

“Kami sangat senang, bangga, dan terharu melihat proses yang dilakukan anak-anak di SMAN 3 Surabaya. Ini inovasi luar biasa dalam membentuk karakter dan pemahaman tentang bagaimana proses pangan itu berasal,” ucapnya.

Pengembangan UMKM dan Batik Tulis Dinilai Perkuat Ekonomi Masyarakat

Selain sektor pendidikan, peserta PKN I juga meninjau berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan di Jawa Timur.

Program tersebut meliputi pengembangan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri kecil dan menengah (IKM) yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Andi Taufik turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, pengembangan sentra batik tulis menjadi contoh bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dari kunjungan ini kami melihat bagaimana pemberdayaan masyarakat dilakukan. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan akan memperkaya pola kepemimpinan peserta PKN I Angkatan LXVI,” ucapnya.***

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch