KabarJawa.com— Menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Bantul menetapkan pengamanan ketat pada 70 gereja serta jalur dan kawasan wisata, khususnya pantai selatan Bantul.
Polres Bantul bersama Polsek jajaran, dengan dukungan TNI, pemerintah daerah, dan berbagai mitra kamtibmas, akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Lilin Progo-2025.
Operasi ini menjadi garda terdepan untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pengamanan Polres Bantul pada Libur Nataru 2025/2026
Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, menegaskan bahwa Polres Bantul akan menggelar Operasi Lilin selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Operasi tersebut secara khusus mengamankan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Bantul.
Operasi Lilin Progo-2025 mengedepankan langkah pencegahan yang terukur, beserta deteksi dini serta penegakan hukum secara profesional.
Polres Bantul menyasar segala bentuk ancaman yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Nataru.
“Pengamanan kami fokuskan pada tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, sentra ekonomi, serta objek vital lainnya,” ujar AKBP Novita Eka Sari.
Ia menegaskan bahwa jajarannya akan menyiapkan pos pengamanan dan pos terpadu di titik-titik rawan, lokasi keramaian umum, serta kawasan wisata yang diprediksi dipadati pengunjung.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam operasi ini. Polres Bantul menggandeng TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait untuk menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru.
Kolaborasi tersebut bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus mempercepat respons apabila terjadi situasi darurat.
Strategi Pengamanan
Dalam hal kekuatan personel, Polres Bantul telah menyusun strategi pengamanan secara matang. Sebanyak 345 personel Polri akan diterjunkan dan diperkuat oleh personel TNI, Satpol PP, Dinas
Perhubungan, unsur kesehatan, potensi masyarakat (Potmas), hingga relawan. Seluruh personel tersebut akan tersebar sesuai tingkat kerawanan wilayah.
Polres Bantul juga akan mendirikan pos pengamanan dan pos terpadu di jalur rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan kriminalitas.
Selain itu, pengamanan akan fokus pada tempat-tempat keramaian, objek wisata, pusat perbelanjaan, jalur mudik dan balik, serta lokasi strategis lain yang memiliki potensi gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.
“Polres Bantul mendirikan tiga pos pengamanan di Sedayu, Piyungan, dan Parangtritis, serta satu pos terpadu di Druwo,” jelas Novita.
Keberadaan pos-pos tersebut akan memberikan rasa aman sekaligus menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat dan wisatawan.
AKBP Novita menegaskan bahwa Operasi Lilin Progo-2025 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan.
Deteksi dini, patroli intensif, dan imbauan kepada masyarakat menjadi langkah utama untuk menekan potensi pelanggaran hukum.
“Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan selamat,” tuturnya.
Pengamanan Gereja
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa pelaksanaan ibadah Natal 2025 di Kabupaten Bantul akan berlangsung di 70 gereja.
Jumlah umat Nasrani yang melaksanakan ibadah Natal diperkirakan mencapai sekitar 37.729 orang.
Rita menyebutkan bahwa terdapat lima gereja dengan jumlah jemaat lebih dari 1.000 orang.
- Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Bambanglipuro
- Gereja Santo Yakobus Klodran
- ST Santo Paulus Pringgolayan
- Gereja Salib Suci Kasihan
- ST Theresia Gubug Sedayu
Kelima gereja ini menjadi prioritas pengamanan karena tingginya aktivitas jemaat.
Selain tempat ibadah, Polres Bantul juga menaruh perhatian besar pada lokasi perayaan pergantian tahun. Di wilayah Kabupaten Bantul, masyarakat kerap memadati beberapa titik favorit untuk merayakan malam tahun baru.
Namun, terdapat dua lokasi dengan animo tertinggi, yakni Kawasan Pantai Parangtritis dan Bukit Bintang.
Lonjakan wisatawan menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan. Libur nasional dan perayaan hari besar keagamaan terbukti meningkatkan jumlah kunjungan wisata secara signifikan.
Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, jumlah wisatawan dan warga yang berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Bantul mencapai 1.980.913 orang.
Angka tersebut menunjukkan betapa strategisnya wilayah Bantul sebagai destinasi wisata, khususnya wisata pantai.
Oleh karena itu, Polres Bantul memastikan seluruh jalur wisata, terutama menuju kawasan pantai, berada dalam pengawasan ketat selama libur Nataru.
Dengan pengamanan menyeluruh, sinergi lintas sektor, serta kesiapsiagaan personel di lapangan, Polres Bantul berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung damai. (ef linangkung)
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film